TIPS FOREX - 4, CARA MELIHAT TREND

CARA MELIHAT TREND DARI GRAFIK

 Cara melihat trend adalah dengan mempelajari tampilan grafik dengan setting tertentu. saya Berikan contoh simple untuk melakukan setting grafik di streamster agar bisa mempermudah kita untuk melihat trend naik atau turun market. yaitu berupa:
  • Style : Candlestick
  • Moving Average 5 & 21
  • Stohastic slow 10:3:3
  • Bolinger band
  • Hasil setting grafik untuk Hourly seperti dibawah(Klik utk Perbesar):


>  MENSETTING GRAFIK DENGAN  CANDLESTICK DAN EMA 5-21
Misalnya jika anda ingin trading pair EUR/USD maka silahkan Setting dulu CHART nya:
  • Klik kanan mouse anda pada Grafik di streamster, lalu pilih "Instrument" lalu pilih "EUR/USD" maka akan tampil grafik untuk EUR/USD ( Anda bisa pilih Pair apa saja yang ingin anda lihat grafiknya)
  • Klik kanan lagi pada grafik , lalu pilih "Timescale" dan pilih "Hourly" untuk menampilkan pergerakan dengan waktu  1 jam ( Anda juga bisa pilih yang lain mis 15 minutes dll)
  • Klik kanan lagi pada grafik, Lalu pilih "Style" dan pilih "Candlesticks", maka akan tampil model grafik berupa candle stick. Cara bacanya sbb: Jika Candelstick itu berwarna hitam maka artinya trend turun harga, jika berwarna putih trend naik harga. 

  • Untuk timescalenya sebaiknya lihat yang "DAILY" terlebih dahulu, Jika daily menunjukkan trend naik maka cocok untuk order BUY, Jika yang hourly atau 15 menit menunjukkan turun sebaiknya tunggu sampai menunjukkan tanda naik untuk order BUY. Jika anda melakukan order sell yang melawan trend daily biasanya sangat beresiko. Jadi sebaiknya ambil order yang hourly/15 menitnya sesuai dengan Daily.

    Penting: Anda harus  pelajari contoh2  candlestick yang bisa menunjukkan trend berikut:
    > Contoh Candlestick Style untuk trend Bullish atau Naik  : KLIK DISINI
    > Contoh Candlestick style Untuk Trend Bearish atau Turun KLIK DISINI
<*> CARA MENSETTING EMA 5 dan 21 di GRAFIK
Untuk Merperkuat melihat Trend Market bisa tambahkan EMA-5, EMA-21
Caranya SBB: Klik kanan pada grafik, lalu pilih "Indicators" dan pilih "Moving Average" sehingga muncul Form nya lalu isi seperti di bawah ini:
  • Untuk EMA-5 caranya: pilih di bagian "Type = Exponential" , di bagian "Period= 5" dan di bagian "Line colour" pilih warna Hitam.
  • Untuk EMA-21 caranya: pilih di bagian "Type= Exponential", di bagian "Period= 21" dan di bagian "Line Colour" pilih warna Biru
  • Jika Garis EMA-5 (hitam) memotong dari atas kebawah EMA 21 (Biru) candlesticknya berwarna hitam >maka trendnya adalah Turun/downtrend
  • Jika Garis EMA-5 (hitam) mulai memotong keatas & berada di atas Garis EMA-21(biru) dan candlesticknya putih berurutan>>> Maka Trendnya adalah NAIK atau uptrend.
  • Trend yang bisa di lihat dengan model EMA ini bisa untuk melihat trend jangka panjang tapi kadang agak terlambat daripada candlestick. dan kombinasikan dengan   Style Candlestick maka bisa menghasilkan signal yang lebih baik.
<*> CARA MENSETTING STOHASTIC SLOW 10:3:3 :

Anda juga bisa menambahkan Stohastic slow untuk melengkapi grafik. Klik kanan di grafik lalu klik "Indicators" dan pilih "stohastic slow" dan buat periodenya 10 : 3 : 3 . Cara melihatnya cukup mudah : Jika garis stohastic berada di atas sekali dan mendekati garis batas lalu mulai ada tanda akan menurun ( 2 garis mulai memotong) maka menunjukkan kejenuhan dan menandakan akan terjadi penurunan ( saatnya order Sell ). Jika garis berada di bawah dan mendekati garis batas bawah maka menandakan kejenuhan dan akan kembali naik jika garis mulai menunjukkan arah naik dan mulai saling memotong ( saatnya Buy).

Setelah anda tahu trend pergerakan harganya maka anda bisa melakukan order sesuai dengan trend tersebut, misalnya jika trend sedang naik maka di rekomendasikan melakukan order "Buy" jika trend turun maka di rekomendasikan order "Sell".

<*> Tambahkan Bollinger Band

Klik kanan di grafik, pilih indicators dan Bollinger Band. Maka akan muncul 2 garis di bagian atas dan bawah dari grafik yang gunanya sebagai batas atas atau bawah pergerakan harga saat itu.
  • Jika market sedang naik turun ( biasanya jika tak ada news penting atau Bursa belum buka atau Pergerakan harian sudah matang) , maka biasanya kita bisa manfaatkan bollinger band ini untuk melakukan swing trading. cotoh: untuk hourly: jika candlestick menembus garis bollinger atas biasanya akan kembali turun (saatnya sell). Jika Candlestick menembus bollinger bawah biasanya akan kembali naik ( Saatnya Buy ).
  • Jika market mulai bergerak (Biasanya saat Open Bursa atau Ada news yang berpengaruh). jika harga dengan cepat menembus titik bollinger bawah dan bollinger band menunjukkan garis yang mulai melebar ke bawah maka anda harus hati2. Jika trendnya kuat turun maka saatnya untuk sell.


gratiss USD 100$ disini (Tunggu beberapa detik, klik SKIP AD)

Baca Dulu :
Tips Forex-1, Tips Forex-2, Tips Forex-3, 
Baca Juga :
Tips Forex-5, Tips Forex-6, Tips Forex-7, Tips Forex-8


0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
EasyHits4U.com - Your Free Traffic Exchange - 1:1 Exchange Ratio, 5-Tier Referral Program. FREE Advertising!

Berbagi Info

Loading...
Powered by Blogger.

Travel Online

Lazada

Kebun Emas 160 x 600

Pulsa Murah

Total Pageviews